Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan

Nama  : Febriana Denovinsa

NPM    : 14514114

Kelas   : 3PA11

Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan

Karyawan adalah salah satu sumber daya terpenting bagi setiap perusahaan untuk mencapai tujuannya. Berbeda dengan sumber-sumber daya lainnya, karyawan merupakan sumber daya yang sangat spesifik karena mempunyai perilaku dan perasaan serta memiliki akal dan tujuan pribadi masing-masing. Karenanya, mengelola sumber daya manusia (karyawan) menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan mewujudkan visi dan misi perusahaan.

Jika Anda seorang atasan, Anda harus selalu berusaha memotivasi karyawan Anda. Motivasi ibarat bensin sebuah kendaraan. Jika tidak ada bensin, kendaraan tidak dapat beroperasi dengan baik. Demikian halnya dengan motivasi karyawan di sebuah perusahaan. Selain meningkatkan kerja sama tim, karyawan yang termotivasi akan membantu Anda meraih profit yang ditargetkan secara elegan.

Berikut ini beberapa intervensi atau cara untuk meningkatkan produktivitas dan loyalitas kerja karyawan, sehingga tujuan perusahaan bisa lebih cepat tercapai.

Bagaimana caranya?

  1. Menjadi panutan yang baik

Selalu menjadi panutan yang baik untuk karyawan Anda. Salah satu contohnya dengan selalu hadir lebih pagi. Banyak hal yang bisa Anda lakukan dengan datang lebih pagi. Ide-ide segar biasanya diperoleh saat pagi dalam suasana masih hening. Jangan lihat perubahannya hari ini, tapi lihat beberapa minggu atau bulan ke depan. Banyak karyawan akan rajin datang tepat waktu karena melihat Anda memberi contoh yang baik kepada mereka.

  1. Berikan tujuan dan target yang sesuai dengan kemampuan karyawan

Berikan tujuan dan target yang sesuai dengan kemampuan personal setiap karyawan. Anda harus mengetahui secara garis besar kemampuan bawahan anda dan bawahan anda harus tau apa yang anda inginkan dari mereka. Dengan demikian tercipta lingkungan kerja harmonis yang dapat mencapai segala tujuan maupun target yang telah anda tetapkan . Setiap karyawan harus tau yang anda inginkan dan anda memberikan tujuan dan target yang sesuai denga kemampuan mereka, dengan begitu tercipta kepuasan kerja karena setiap karyawan dapat menyelesaikan target yang anda tetapkan.

  1. Bantu merencanakan karier karyawan dan jelaskan perannya terhadap perusahaan

Tentu setiap karyawan ingin naik jabatan sehingga kariernya lebih baik. Jangan tutup mata terhadap karier karyawan Anda. Lakukan penilaian kinerja karyawan. Rencanakan pelatihan yang sesuai untuk menumbuhkembangkan keterampilan yang merupakan kelebihan karyawan tersebut, tidak hanya fokus pada kekurangan karyawan.

Merencanakan karier karyawan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja. Perencanaan karier karyawan dapat menjaga semangat karyawan agar tidak jenuh dengan posisinya saat ini dan tahu kapan ia akan naik jabatan apabila kinerjanya terus meningkat.

Karyawan ingin mendapat pengakuaan bahwa mereka berkontribusi terhadap pencapaian visi, misi, dan nilai perusahaan. Dengan demikian Anda harus memberi penjelasan tentang ketiga hal tersebut dan peran penting karyawan dalam meraihnya.

Buatlah karyawan merasakan bahwa tujuan perusahaan adalah tujuan mereka. Dengan kata lain, visi, misi, dan nilai perusahaan adalah milik mereka sehingga mereka berusaha untuk turut serta mewujudkannya.

  1. Berikan semangat dan motivasi kepada karyawan

Semangati karyawan anda agar mereka yakin bahwa mereka dapat melakukan pekerjaan dengan baik, sehingga mereka terhindar dari stress. Pacu mereka untuk bisa mencari solusi sendiri terlebih dahulu. Jika mereka benar-benar butuh bantuan, baru anda turun untuk memberikan bantuan. Dengan ini, anda dapat mendidik mental karyawan sekaligus melatih rasa percaya diri karyawan anda. Berikan tantangan dan ruang kerja yang bebas pada mereka, agar mereka dapat mengembangkan kreativitasnya, ini berguna bagi perkembangan perusahaan dalam jangka panjang.

Meyakinkan mereka bahwa anda selalu mendukung mereka dalam melakukan pekerjaannya. Yakinkan bahwa mereka tidak sendiri, anda selalu siap membantu mereka jika mereka kesulitan, dengan begitu anda dapat memperoleh kepercayaan dan loyalitas para karyawan anda.

  1. Bangun kepercayaan antara Anda dan karyawan

Kepercayaan adalah modal untuk hubungan kerja yang lebih baik. Bangun kepercayaan dengan mengutamakan kejujuran. Jangan pernah berbohong atau bergosip tentang karyawan yang kurang Anda sukai kepada karyawan lain. Ini akan menjadi bumerang bagi Anda karena kepercayaan karyawan terhadap Anda bisa runtuh.

Selain itu, membina komunikasi yang baik juga menjadi salah satu cara membangun kepercayaan. Harus ada dialog dua arah apabila ingin membina komunikasi yang baik antara atasan dan karyawan. Anda mendengarkan karyawan dan sebaliknya karyawan pun akan mendengarkan Anda. Dengan begitu terbangun kepercayaan yang membuat karyawan semakin semangat bekerja.

  1. Apresiasi keberhasilan atau peningkatan kinerja sekecil apapun

Anda sebaiknya memperhatikan setiap peningkatan kinerja karyawan Anda. Sekecil apa pun hal positif atau peningkatan keterampilan yang telah diupayakan oleh karyawan, Anda harus mengapresiasinya. Pemberian apresiasi ini sangat penting untuk meningkatkan motivasi kerja mereka.

Jangan hanya menuntut karyawan meningkatkan keterampilan di bidangnya. Percuma saja Anda meminta mereka belajar tetapi tidak ada yang memberi evaluasi terhadap implementasi dari hal yang telah dipelajari.

Merayakan keberhasilan, pasti anda pernah mendengar kalimat “reward yourself” namun jangan lupa “reward your team”. Saya sering melakukan hal ini, setiap team yang mencapai target atau bahkan melampaui target, saya akan mengadakan perayaan kecil-kecilan, sekedar makan direstoran bersama maupun memberikan hadiah berupa makanan seperti coklat atau permen. Tentu itu tidak termasuk dengan bonus jalan-jalan maupun gaji yang mereka rasakan. Yang terpenting bukanlah harga dari pemberian, namun mereka merasa dihargai oleh anda sebagai atasan sehingga untuk kedepannya mereka akan bekerja dengan giat.

  1. Memberikan fasilitas yang baik untuk menunjang pekerjaan

Fasilitas kerja seperti komputer ataupun laptop adalah hal yang penting, jangan sampai karyawan ber alasan bahwa komputernya lemot sehingga pekerjaan menjadi terganggu. Berikan peralatan kerja yang pantas agar karyawan anda dapat melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien.

  1. Rencanakan waktu gathering dan refreshing bersama

Quality time tidak hanya diupayakan untuk anggota keluarga. Atasan yang peduli dengan karyawannya akan meluangkan waktu yang berkualitas untuk sekedar berkumpul atau ngobrol ringan saat coffee break.

Selalu berbicara tentang pekerjaan membuat karyawan jenuh. Ada waktunya Anda harus melakukan kegiatan seperti family gathering atau refreshing bersama. Ingat, jangan membahas soal pekerjaan saat Anda dan karyawan sedang menikmati kegiatan tersebut.

  1. Dengarkan saran dan hargai ide-ide baru karyawan

Dengarkan mereka, jangan egois dan menganggap diri anda paling hebat walaupun anda adalah atasan. Anda perlu melakukan pertemuan singkat minimal setiap minggu sekali untuk melakukan pertukaran pikiran sambil berdiskusi ringan dengan karyawan ataupun bawahan anda. Dengan demikian anda dapat mengetahui harapan dan keinginan mereka terhadap perusahaan. Bukan tidak mungkin anda juga bisa mendapatkan ide-ide luar biasa yang dapat digunakan untuk kepentingan perusahaan dari pertemuan singkat tersebut.

Setiap orang ingin didengarkan, tak terkecuali karyawan Anda. Berikan waktu Anda untuk mendengarkan ide-ide baru karyawan. Hal ini membuktikan Anda seorang atasan yang berwibawa dan bijaksana.

Perusahaan yang baik memberi kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan kreativitas melalui ide-ide baru karyawan. Setiap pendapat, pemikiran atau ide adalah hasil dari buah pikiran. Jadi terdapat sebuah proses berpikir sebelum pendapat atau ide itu muncul di kepala karyawan Anda. Hargailah setiap pendapat atau ide yang diajukan oleh karyawan.

  1. Sediakan lingkungan terbaik selama bekerja

Buat suasana santai dan kekeluargaan. Sebagian ahli sumber daya manusia (SDM) mengatakan bahwa lingkungan kerja yang nyaman memrupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Lingkungan kerja dapat berupa fasilitas kerja seperti: bonus, tunjangan, asuransi, suasana kerja seperti: suhu, kebisingan, udara, bau, keamanan dan lokasi.

Lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan kerap membuat karyawan semangat bekerja. Karyawan mendapat dorongan dari luar diri yang mempengaruhi mereka untuk tetap positif sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu.

Memelihara hubungan sosial yang baik. Komunikasi dan interaksi yang baik antara Anda dan karyawan akan menumbuhkan hubungan yang lebih baik. Sikap peduli Anda akan membuat karyawan merasa segan karena mereka diperhatikan oleh Anda.

Sebagai atasan, Anda hendaknya membuat suasana kerja menjadi lebih positif. Tentu saja Anda harus memelihara pemikiran positif terlebih dahulu. Jika Anda memiliki karakter positif dan selalu melihat bahwa segala sesuatu ada jalan keluarnya, akan sangat mudah menciptakan suasana kerja yang positif dan menyenangkan untuk meningkatkan motivasi karyawan Anda.

  1. Berikan insentif atau penghargaan finansial

Memberikan penghargaan secara finansial merupakan hal yang penting. Tidak memberikan penghargaan kepada mereka yang bekerja dengan baik berarti membuka kesempatan bagi perusahaan kompetitor anda untuk merekrut mereka. Namun perlu diingat, karyawan yang berharap bonus terlalu tinggi dapat menyebabkan mereka putus asa jika jumlah bonus tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, anda perlu mengarahkan mereka untuk tidak terlalu melihat “jumlah” Bonus yang didapat tetapi menilai Bonus sebagai bentuk apreasiasi perusahaan terhadap kinerja dan produktivitas mereka capai.

Walaupun uang bukan motivasi terbesar karyawan dalam bekerja, Anda tetap harus memperhatikannya. Insentif atau bonus yang adil membuat karyawan berpikir bahwa perusahaan memberi hak karyawan secara profesional. Tentu hal ini akan berpengaruh terhadap meningkatnya semangat kerja karyawan. Jika ia melakukan lebih, ia akan mendapatkan lebih. Dengan begitu terdengar adil ‘kan?

  1. Bantu karyawan untuk terus belajar dan berkembang

Karyawan adalah pribadi yang unik dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan pernah memandang rendah bawahan Anda. Rangkul mereka sebagai teman dan saudara. Dorong mereka untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka. Jangan merasa terancam dengan adanya karyawan yang lebih terampil di satu bidang. Malah, Anda harus mengembangkannya sehingga ia terus berkeinginan untuk belajar dan bertumbuh. Tentu Anda akan belajar sesuatu yang berharga dari karyawan tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s