Pengantar Kreativitas dan Keberbakatan



Tokoh Kreatif

JAMES WAN

james2


James Wan (lahir 27 Februari 1977) adalah produser film, penulis skenario dan sutradara film Australia keturunan Tionghoa Malaysia. Ia secara luas dikenal sebagai sutradara film horor Saw (2004). Wan juga telah menyutradarai Dead Silence dan Death Sentence (2007), Insidious (2010), The Conjuring, Annabelle, Insidious: Chapter 2 (2013), dan Furious 7 yang telah dirilis pada bulan April 2015.

James Wan lahir dari kedua orang tua Cina di Kuching, Sarawak Malaysia 27 Februari 1977. Keluarganya pindah dan menjadi warga negara Australia pada saat usianya 7 tahun. Sejak kecil James Wan sudah diperkenalkan oleh ibunya berbagai macam jenis film. Film pertama yang disaksikannya bersama ibunya adalah read more…









Tokoh Berbakat

AGATHA CHRISTIE

Agatha_Christie_1


Dame Agatha Mary Clarissa Christie, DBE (15 September 1890–12 Januari 1976), adalah seorang penulis fiksi kriminal Inggris. Dia juga menulis kisah-kisah roman dengan nama Mary Westmacott. Dikenal di seluruh dunia sebagai The Queen of Crime, Ratu Penulis Cerita Kriminal.

Agatha Christie adalah penulis kisah misteri paling terkenal di dunia dan pengarang yang karyanya paling laku sepanjang masa dengan mengecualikan William Shakespeare. Buku-bukunya telah terjual sebanyak lebih dari read more…









Tokoh Bertalenta

ERWIN GUTAWA

eg


Erwin Gutawa adalah seorang produser, komponis, konduktor, penata musik, dan bassist. Pria kelahiran Jakarta, 16 Mei 1962 ini sering tampil sebagai produser dan penata musik, baik untuk konser-konser musik artis-artis papan atas tanah air dan berbagai pagelaran akbar lainnya. Sederet konser-konser artis yang pernah diiringi peraih penata musik musik terbaik versi BASF 1989 yang juga ayah dari penyanyi Gita Gutawan ini diantaranya Harvey read more…










Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/James_Wan
http://aviaalviolita.blogspot.com/2014/11/biografi-james-wan.html

http://www.gramediapustakautama.com/penulis-detail/34543/Agatha-Christie
http://id.wikipedia.org/wiki/Agatha_Christie
http://www.amazine.co/22554/biografi-agatha-christie-kisah-ratu-kriminal-dari-inggris/

http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1162-musisi-dan-produser-konser-profesional
http://id.wikipedia.org/wiki/Erwin_Gutawa

Erwin Gutawa

eg2

Erwin Gutawa adalah seorang produser, komponis, konduktor, penata musik, dan bassist. Pria kelahiran Jakarta, 16 Mei 1962 ini sering tampil sebagai produser dan penata musik, baik untuk konser-konser musik artis-artis papan atas tanah air dan berbagai pagelaran akbar lainnya. Sederet konser-konser artis yang pernah diiringi peraih penata musik musik terbaik versi BASF 1989 yang juga ayah dari penyanyi Gita Gutawan ini diantaranya Harvey Malaiholo, Ruth Sahanaya, Chrisye, Titi DJ, dan Kris Dayanti serta putri sulungnya, Gita Gutawa. Bersama Gutawa Orchestra yang dibentuknya juga pernah melakukan konser, bertajuk A Masterpiece Of Erwin Gutawa 2011.

Pada tahun 1970-an, Gutawa pernah beberapa kali bermain film, di film Sebatang Kara (1973), Jangan Kau Tangisi (1974), Permata Bunda (1974) dan Fajar Menyingsing (1975). Tahun 1980 ia menjadi bassist pada Orkes Telerama pimpinan Isbandi yang ditayangkan di TVRI. Setelah lulus dari Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada tahun 1986, ia terjun sepenuhnya ke bidang musik. Tahun 1985-1993 ia bergabung dengan Karimata, sebuah band fusion jazz yang merilis lima album. Pada tahun 1993 ia mendirikan Erwin Gutawa Orkestra.

Erwin merupakan anak dari pasangan berdarah Sunda yaitu Gutawa Sumapraja dan Sariati Kodiat. Erwin menikah dengan Lutfi Andriani. Mereka dikaruniai 2 anak, Aluna Sagita (Gita Gutawa), lahir 11 Agustus 1993, dan Aura Aria (Rara Gutawa) lahir 15 Juli 2007. Saat ini anaknya Gita Gutawa juga turut mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang musisi di Indonesia.

eg




BIOGRAFI

Nama: Erwin Gutawa
Lahir: Jakarta, 16 Mei 1962
Pekerjaan: Produser, komponis, konduktor, penata musik, dan bassist





Pendidikan:
SD di Jakarta
SLTP di Jakarta
SMU di Jakarta
Lulus dari jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada tahun 1986

Karir:
Pemimpin Erwin Gutawa Produser Koner EG
Pemain bass Grup Trans, Orkes Telerama, Karimata

Filmografi:
Sebatang Kara (1973)
Jangan Kau Tangisi (1974)
Permata Bunda (1974)
Fajar Menyingsing (1975)

Arranger/produser:
Album Atiek CB Transisi (1983)
Album Januari Christy Melayang (1985)
Album Januari Christy Aku Ini Punya Siapa (1987)
Album Ruth Sahanaya Seputih Kasih (1987)
Album Ruth Sahanaya Astaga (1989)

Orkestrator:
Konser Ruth Sahanaya form Finlandia to Cafe (1992)
Konser Harvey Malaiholo (1992)
Citra Adi Pariwara (1993)
BASF Award (1993)
HUT RCTI ( 1993-1997)
Mega Idul Fitri (1994)
Ruth Sahanaya konser Chrystal Special (1993)
Chrisye konser Sendiri (1994)
Pustaka Video PPI`95 String Plus Orchestra Sydney
Australia (1995)
Koes Plus Kembali (1996)
Pagelaran Guruh Soekarnoputra Terima Kasih Indonesiaku (1997)
We Care Indonesia Istana Bogor (1999)
Konser Balas Budi Gigi (1999)
Chrisye konser Badai Pasti Berlalu (2000)
Rockestra (2000)
Konser Perak Harvey Malaiholo (2001)
Kehati Award (2001)
Konser Dzikir Republika (2001)
Launcing VCD Guruh Soekarnoputra (2001)
SCTV Award (2001)
Konser Krisdayanti (2001)
Konser EG (2002)
Erwin Gutawa Orchestra dalam A Masterpiece Of Erwin Gutawa 2011

Album:
Orkestra – 2000
Erwin Gutawa Orchestra dalam A Masterpiece Of Erwin Gutawa 2011
Salute to Koes Plus/Bersaudara
Rockestra

Prestasi & penghargaan:
Penata musik terbaik versi BASF (1989)
Penata musik terbaik Midnight Sun Song Festival Finlandia (1992)
Penata musik dan produser terbaik AMI untuk album Kala Cinta Menggoda (1997-1998)
Penata musik terbaik AMI album Badai Pasti Berlalu (2000)
Penata musik terbaik AMI album instrumentalia (2001)
Penata musik terbaik AMI lagu Biarlah Menjadi Kenangan (2001)
Penata musik terbaik versi majalah News Musik (2001)


erwin-gutawa







Sumber:
http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1162-musisi-dan-produser-konser-profesional
http://id.wikipedia.org/wiki/Erwin_Gutawa

Agatha Christie

agatha

Dame Agatha Mary Clarissa Christie, DBE (15 September 1890–12 Januari 1976), adalah seorang penulis fiksi kriminal Inggris. Dia juga menulis kisah-kisah roman dengan nama Mary Westmacott. Dikenal di seluruh dunia sebagai The Queen of Crime, Ratu Penulis Cerita Kriminal.

Agatha Christie adalah penulis kisah misteri paling terkenal di dunia dan pengarang yang karyanya paling laku sepanjang masa dengan mengecualikan William Shakespeare. Buku-bukunya telah terjual sebanyak lebih dari satu miliar eksemplar dalam bahasa Inggris dan satu miliar lagi dalam 45 bahasa asing (hingga 2003). Sebagai contoh kepopulerannya yang luas, dia adalah penulis paling laris di Perancis, dengan lebih dari 40 juta eksemplar novelnya terjual dalam bahasa Perancis (hingga 2003) dibandingkan dengan 22 juta untuk Émile Zola, saingan terdekatnya.

Christie menerbitkan lebih dari 80 novel dan sandiwara teater yang kebanyakan merupakan kisah detektif dan misteri ruangan tertutup, banyak dari karyanya tersebut yang berkisah mengenai salah satu tokoh serialnya, Hercule Poirot atau Miss Marple. Dia adalah seorang tokoh besar dalam fiksi detektif untuk keberhasilan komersialnya dan inovasinya dalam genre tersebut. Meskipun dia suka mempersulit kisahnya dengan teka-teki yang lain dari umumnya, dia juga sangat teliti dalam “bermain adil” terhadap para pembacanya dengan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan teka-tekinya diberikan. Salah satu karya awalnya, “Pembunuhan atas Roger Ackroyd”, terkenal untuk akhir ceritanya yang mengejutkan.

Kebanyakan karyanya telah difilmkan, beberapa di antaranya beberapa kali berulang-ulang (“Pembunuhan di Atas Orient Express”, “Pembunuhan di Sungai Nil”, “Kereta 4.50 dari Paddington”). BBC telah memproduksi versi televisi dan radio dari hampir semua kisah Poirot dan Marple.

Agatha_Christie_1


BIOGRAFI

Nama lengkap : Dame Agatha Mary Clarissa Christie
Lahir : 15 September 1890 (Torquay, Devon, Inggris)
Meninggal : 12 Januari 1976 (Cholsey, Oxfordshire, Inggris)
Pekerjaan : Novelis
Aliran sastra : Fiksi kriminal
Angkatan : Masa Keemasan Fiksi Detektif
Dipengaruhi :
Anna Katherine Green
Sir Arthur Conan Doyle
GK Chesterton




Kehidupan dan Pekerjaan
‘The Mysterious Affair at Styles’ merupakan novel pertamanya yang diterbitkan pada tahun 1920 ketika masih berkarir sebagai apoteker.
Agatha memperkenalkan konsep pembunuhan dengan racun yang kemudian banyak digunakan dalam misteri pembunuhan karangannya.
Sempat menghilang pada tahun 1926, sebuah catatan menyebutkan Agatha tinggal diYorkshire.
Kepergiaannya diduga merupakan wujud protes terhadap suaminya, yang sekarang hidup dengan selingkuhannya, Nancy Neele.
Sebelas hari kemudian, Christie ditemukan terdaftar dengan nama Mrs. Teresa Neele di Swan Hydropatich Hotel, Harrogate, Yorkshire.
Hingga kini tak pernah terungkap kisah sebenarnya tentang alasannya menghilang.
Muncul dugaan bahwa Agatha diagnosis mengalami amnesia dan depresi.
Sementara banyak pula yang percaya bahwa ini hanya sebuah aksi publisitas, namun penggemarnya tetap setia dan mendesaknya untuk menulis lebih banyak.
Empat tahun kemudian, pada tahun 1930, Agatha Christie menikah dengan Max Mallowan, seorang arkeolog.
Latar belakang novelnya semakin kaya karena Agatha sering bepergian dengan Mallowan, seperti pada ‘And Then There Were None’, ‘Murder on the Orient Express’, ‘The Adventure of the Christmas Pudding’, dan ‘After the Funeral’.
Pada tahun 1956 Agatha menerima gelar Commander of the Order of the British Empire.
Dia juga menjabat sebagai Presiden Klub Deteksi dan dianugerahi Dame Commander of the Order of the British Empire pada tahun 1971.
Antara tahun 1971 hingga 1974 kondisi kesehatannya sangat memburuk.
Namun dia tetap melanjutkan menulis. Pada tahun 1975, Agatha Christie melimpahkan hak atas ‘The Mousetrap’ kepada cucunya.
Agatha Christie akhirnya meninggal dunia pada 12 Januari 1976 dan dimakamkan di Cholsey, di St. Mary Churchyard.
Cucunya, Mathew Prichard, adalah pewaris tetap terhadap hak cipta untuk karya sastranya.
Karakter Hercule Poirot dan Miss Jane Marple masih memikat pembaca dan membuat Agatha menerima gelar sebagai ‘Queen of Crime’.

Penghargaan dan Pengakuan
Agatha Christie tercatat dalam Guinness Book of World Record sebagai ‘Best-selling Writer’ , berbagi tempat dengan William Shakespeare.
Setelah meninggal, Agatha memegang rekor UNESCO untuk penulis yang karyanya paling banyak diterjemahkan, dengan terjemahan melebihi 55 bahasa di seluruh dunia.
‘The Mousetrap’ menikmati rekor dunia sebagai ‘Longest Initial Run’ di Ambassadors Theater, London, dengan lebih dari 23.000 pertunjukan.
Agatha Christie juga merupakan penerima pertama Grand Master Award oleh Asosiasi Penulis Misteri Amerika (MWA).
Karyanya yang berjudul ‘Witness for the Prosecution’ juga mendapatkan penghargaan Edgar dari MWA untuk kategori ‘Best Play’.
Sebagian besar karyanya menjadi hit di layar lebar dan dilihat berkali-kali, terutama ‘Murder on the Orient Express’, ‘4 .50 From Paddington’ dan ‘Death on the Nil’.
Pada 1971 dia dianugerahi gelar penghargaan tertinggi di Inggris “Dame Commander of the British Empire”.
Versi drama dan filmnya diadaptasi juga untuk radio, televisi, komik, bahkan video game.

Bibliografi
Berikut adalah daftar karyanya yang disertai judul versi bahasa Indonesianya jika ada:
• 1920 The Mysterious Affair at Styles (buku pertamanya, yang memperkenalkan Hercule Poirot) – Pembunuhan di Styles
• 1922 The Secret Adversary (memperkenalkan Tommy and Tuppence) – Musuh Dalam Selimut
• 1923 Murder on the Links – Lapangan Golf Maut
• 1924 The Man in the Brown Suit – Pria Bersetelan Cokelat
• 1924 Poirot Investigates – Poirot Menyelidiki
• 1925 The Secret of Chimneys – Rahasia Chimneys
• 1926 The Murder of Roger Ackroyd – Pembunuhan atas Roger Ackroyd
• 1927 The Big Four – Empat Besar
• 1928 The Mystery of the Blue Train – Misteri Kereta Api Biru
• 1929 Partners in Crime – Pasangan Detektif
• 1929 The Seven Dials Mystery – Misteri Tujuh Lonceng
• 1930 The Murder at the Vicarage (memperkenalkan Jane Marple) – Pembunuhan di Wisma Pendeta
• 1930 The Mysterious Mr Quin (memperkenalkan Mr Harley Quin) – Mr Quin yang Misterius
• 1931 The Sittaford Mystery – Misteri Sittaford
• 1932 Peril at End House – Hotel Majestic
• 1933 The Hound of Death – Anjing Kematian
• 1933 The Thirteen Problems – Tiga Belas Kasus
• 1933 Lord Edgware Dies – Matinya Lord Edgware
• 1934 Murder on the Orient Express – Pembunuhan di Atas Orient Express
• 1934 Parker Pyne investigates – Parker Pyne Menyelidiki
• 1934 The Listerdale Mystery – Misteri Listerdale
• 1935 Three Act Tragedy – Tragedi Tiga Babak
• 1935 Why Didn’t They Ask Evans? – Pembunuh di Balik Kabut
• 1935 Death in the Clouds (pertama kali terbit dengan judul Death in the Air) – Maut di Udara
• 1936 The A.B.C. Murders – Pembunuhan ABC
• 1936 Murder in Mesopotamia – Pembunuhan di Mesopotamia
• 1936 Cards on the Table – Kartu-Kartu di Meja
• 1937 Death on the Nile – Pembunuhan di Sungai Nil
• 1937 Dumb Witness – Saksi Bisu
• 1937 Murder in the Mews – Pembunuhan di Lorong
• 1938 Appointment with Death – Perjanjian dengan Maut
• 1939 Ten Little Niggers (juga terbit dengan judul And Then There Were None, Ten Little Indians) – Sepuluh Anak Negro
• 1939 Murder is Easy – Membunuh Itu Gampang
• 1939 Hercule Poirot’s Christmas – Pembunuhan di Malam Natal
• 1941 Evil Under the Sun – Pembunuhan di Teluk Pixy
• 1941 N or M? – N atau M?
• 1941 One, Two, Buckle My Shoe – Satu, Dua, Pasang Gesper Sepatunya
• 1942 The Body in the Library – Mayat dalam Perpustakaan
• 1942 Five Little Pigs (juga terbit dengan judul Murder in Retrospect) – Mengungkit Pembunuhan
• 1942 The Moving Finger – Pena Beracun
• 1944 Towards Zero – Menuju Titik Nol
• 1944 Sparkling Cyanide – Kenangan Kematian
• 1945 Death Comes as the End – Ledakan Dendam
• 1946 The Hollow – Rumah Gema
• 1947 The Labours of Hercules – Tugas-tugas Hercules
• 1948 There is a Tide (juga terbit dengan judul Taken at the Flood) – Mengail di Air Keruh
• 1949 Crooked House – Buku Catatan Josephine
• 1950 A Murder is Announced – Iklan Pembunuhan
• 1951 They Came to Baghdad – Mereka Datang ke Bagdad
• 1952 Mrs McGinty’s Dead – Mrs McGinty Sudah Mati
• 1953 A Pocket Full of Rye – Misteri Burung Hitam
• 1953 After the Funeral (juga terbit dengan judul Funerals are Fatal) – Setelah Pemakaman
• 1955 Hickory Dickory Dock (juga terbit dengan judul Hickory Dickory Death) – Pembunuhan di Pondokan Mahasiswa
• 1955 Destination Unknown – Menuju Negeri Antah Berantah
• 1956 Dead Man’s Folly – Kubur Berkubah
• 1957 4.50 from Paddington (juga terbit dengan judul What Mrs. McGillycuddy Saw!) – Kereta 4.50 dari Paddington
• 1957 Ordeal by Innocence – Mata Rantai yang Hilang
• 1959 Cat Among the Pigeons – Kucing di Tengah Burung Dara
• 1960 The Adventure of the Christmas Pudding – Skandal Perjamuan Natal
• 1961 The Pale Horse
• 1962 The Mirror Crack’d from Side to Side – Dan Cermin Pun Retak
• 1963 The Clocks – Mayat Misterius
• 1964 A Caribbean Mystery – Misteri Karibia
• 1965 At Bertram’s Hotel – Hotel Bertram
• 1966 Third Girl – Gadis Ketiga
• 1967 Endless Night – Malam Tanpa Akhir
• 1968 By the Pricking of My Thumbs – Rumah di Tepi Kanal
• 1969 Hallowe’en Party – Pesta Halloween
• 1970 Passenger to Frankfurt – Penumpang ke Frankfurt
• 1971 Nemesis – Nemesis
• 1972 Elephants Can Remember – Gajah Selalu Ingat
• 1973 Postern of Fate (kisah terakhir Tommy and Tuppence, novel terakhir Christie) – Gerbang Nasib
• 1974 Poirot’s Early Cases – Kasus-Kasus Perdana Poirot
• 1975 Curtain (kasus terakhir Poirot, ditulis empat dekade sebelumnya) – Tirai
• 1976 Sleeping Murder (kasus terakhir Miss Marple, ditulis empat dekade sebelumnya) – Pembunuhan Terpendam
• 1979 Miss Marple’s Final Cases – Kasus-Kasus Terakhir Miss Marple
• 1991 Problem at Pollensa Bay – Masalah di Teluk Pollensa
• 1997 While the Light Lasts – Saat Hari Terang


Karya bersama:
• 1931 The Floating Admiral ditulis dengan G. K. Chesterton, Dorothy L. Sayers dan anggota lain Detection Club.


Karya di bawah nama Mary Westmacott:
• 1930 Giant’s Bread
• 1934 Unfinished Portrait Novel
• 1947 The Rose and the Yew Tree
• 1952 A Daughter’s a Daughter
• 1956 The Burden


website Agatha Christie : http://www.agathachristie.com




Sumber:
http://www.gramediapustakautama.com/penulis-detail/34543/Agatha-Christie
http://id.wikipedia.org/wiki/Agatha_Christie
http://www.amazine.co/22554/biografi-agatha-christie-kisah-ratu-kriminal-dari-inggris/

James Wan

james3

James Wan (lahir 27 Februari 1977) adalah produser film, penulis skenario dan sutradara film Australia keturunan Tionghoa Malaysia. Ia secara luas dikenal sebagai sutradara film horor Saw (2004). Wan juga telah menyutradarai Dead Silence dan Death Sentence (2007), Insidious (2010), The Conjuring, Annabelle, Insidious: Chapter 2 (2013), dan Furious 7 yang telah dirilis pada bulan April 2015.

FYI: Banyak sutradara idola saya, tetapi James Wan yang nomor 1. Alasan saya mengidolakan dia selain karena film-filmnya yang bagus adalah karena ia kelahiran Malaysia. Sebagai negara tetangga, saya berharap sekali Indonesia bisa memiliki sutradara atau sineas sehebat dia (khususnya dalam genre horror) yang bisa sukses di dunia perfilman Hollywood dan mancanegara. 🙂


 james2



BIOGRAFI
Nama Lengkap : James Wan
Tanggal Lahir : 27 Februari 1977
Tempat Lahir : Kuching, Sarawak, Malaysia.
Kebangsaan : Australia
Pekerjaan : Sutradara Film, produser film, dan penulis skenario
Aktif dari tahun 1999-sekarang






Awal Karir James Wan

James Wan lahir dari kedua orang tua Cina di Kuching, Sarawak Malaysia 27 Februari 1977. Keluarganya pindah dan menjadi warga negara Australia pada saat usianya 7 tahun. Sejak kecil James Wan sudah diperkenalkan oleh ibunya berbagai macam jenis film. Film pertama yang disaksikannya bersama ibunya adalah ‘Snow White and The Seven Dwarves’. Dan yang paling membekas diingatan Wan selagi kecil adalah film Jaws dan Poltergeist, karya sutradara revolusioner Steven Spielberg. Ketiga film itu, Snow White yang menurut Wan menyeramkan walaupun berupa kartun. Poltergeist, maupun Jaws sangat mempengaruhi James Wan yang secara tidak sengaja terarahkan ke film-film yang cenderung gelap. Maka karena hal itulah dirinya menyukai berbagai film yang menakutkan.

Memasuki usianya yang ke 17, James Wan melanjutkan studinya di Royal Melbourne Institute of Technology. Di tempat itulah Wan bertemu dengan Leigh Whannell. Mereka menjadi akrab satu sama lain karena kesamaan dan ketertarikan terhadap film dan berkeinginan membuat tipe film yang mereka sukai. Keakraban itu mereka lanjuti dengan menulis beberapa naskah secara rahasia dan sembunyi sembunyi.

james wan and leigh whannell

James Wan and Leigh Whannell

TorTIFF317

Leigh Whannell (Kiri) dan James Wan (Kanan)

Tahun 2000, James Wan mulai unjuk diri didunia perfilman. Bersama Shannon Young, Wan membuat film panjang berjudul “Stygian”. Film ini mendapat penghargaan di ajang Melbourne Underground Film Festival (MUFF). Seakan berjodoh, tahun 2001 Wan kembali berkolaborasi dengan sahabat karibnya Leigh Whannell membuat naskah yang nantinya akan membawa mereka masuk ke dalam industri perfilman Hollywood.

SAW bermula dari sebuah naskah yang ditulis oleh James Wan dan Leigh Whannell yang dikerjakan mereka berdua selama kurang lebih 2 tahun lamanya. Seorang agensi di Hollywood melalui manajer mereka di Australia membaca naskah tersebut, menyukainya dan ingin bertemu dengan Wan dan Whannell. Mendengar reaksi tersebut, muncul ide untuk menyutradarai sendiri naskah yang mereka tulis itu lalu ditunjukan bahwa mereka mampu membuatnya dalam bentuk film. Dengan durasi 5 menit, film pendek SAW mengejutkan Ken, si agensi. Tidak berapa lama, Ken langsung mengirim naskah dan film pendek SAW tersebut ke beberapa studio di Hollywood.

Sejarah pun dimulai. Melalui perjalanan yang cukup panjang, tahun 2003 naskah SAW akhirnya mulai diproduksi untuk dijadikan sebuah film. Di produseri oleh Evolution Entertainment yang kemudian berubah label menjadi rumah produksi yang menghasilkan film bergenre horror “Twisted Pictures”, James Wan dan Leigh Whennell mendapat budget produksi sebesar 1 sampai 2 juta dollar Amerika dan 18 hari untuk proses pengambilan gambar. Suatu jumlah yang amat kecil dan singkat dalam membuat sebuah film panjang. Dari sinilah kemampuan beradaptasi James Wan terlihat.

Di film SAW inilah James Wan dan Leigh Whannel terlibat penuh dalam proses pembuatan, Whannell menjadi aktor yang berperan sebagai Adam Faulkner -Stanheight, sedangkan Wan sebagai sutradara. Kerja keras dan perjuangan serta kecintaannya terhadap film membuahkan hasil yang cukup manis. Saat di tunjukan pertama kali kepada publik di Sundance Film Festival 19 Januari 2004, SAW mendapat pujian. Begitu juga pada saat diputar di penutupan di Toronto International Film Festival 18 September 2004, SAW mendapat review positif dari para penonton. Melihat reaksi yang mengejutkan itu, Lions Gate yang memegang hak distribusi SAW di seluruh dunia langsung berkeputusan menayangkannya di bioskop pada minggu holloween, padahal sebelumnya pihak Lions Gate berencana akan memasarkannya melalui bentuk Home Video.

SAW langsung menjadi fenomena. Dengan kesederhanaan tampilannya, film ini mampu membuat penontonnya tak bergeming di kursi bioskop . Bahkan ending di film ini sangatlah mengejutkan. AMC (American Movie Classics) pun menyatakan bahwa SAW memiliki twist ending terbaik. Meskipun banyak mendapat pujian, SAW tidak luput dari cercaan dari para kritikus film. Keberagaman pendapat terhadap SAW, membuat film itu mencapai status cult. SAW juga menjadi pelopor gerakan film indie yang menggunakan satu tempat dengan twist diakhir ceritanya. Karena keintensan filmnya, Wan dimasukkan ke kelompok tak resmi Splat Pack oleh sejarawan film Alan Jones di majalah Total Film. Splat Pack adalah kumpulan sutradara yang membuat film-film brutal penuh kekerasan yang anggota lainnya adalah Alexander Aja, Darren Lynn Bousman, Neil Marshall, Greg Mclean, Eli Roth, Leigh Whanell dan Rob Zombie.

Tidak berpuas diri setelah mendapat pujian, James Wan lalu memproduseri sequel SAW. Namun dalam perkembangannya Wan merasa kecewa karena cerita SAW berubah jauh dari visinya dan Whannell sebelumnya. Bermula hanya ingin menunjukan sedikit darah, sekuel SAW menjadi penuh dengan adegan penyiksaan dan darah. Bahkan seri SAW memunculkan istilah ‘Torture Porn’ ke sub genre film horror. Di sekuel nya ke 5, James Wan turun dari kursi produser dan tidak ikut campur dalam pembuatannya.

Tahun 2007, James Wan kembali berkolaborasi dengan sahabat karibnya, Leigh Whannell dalam membuat film horror ‘Death Sentence’. Sebelum proyek itu dikerjakannya, Wan menyutradayrai film horror ‘Death Silence’. Kedua film itu ditanggapi hambar oleh publik.

Para pencinta filmpun mulai memperhatikan kembali sepak terjang James Wan dan Leigh Whannell ketika mereka menunjukan pertama kalinya kepada publik karya kolaborasi mereka yang ke 3, INSIDIOUS di program MIDNIGHT MADNESS di TORONTO FILM FESTIVAL 2010.

INSIDIOUS menampilkan ke publik teknik baru bercerita di genre film horror Hollywood, pelan, minim darah dan permainan cahaya itu berhasil secara pendapatan Box Office dan mendapat review positif. Tidak berlama lama, tahun 2012 James Wan dan Leigh Whennell kembali membuat film setipe dengan INSIDIOUS. THE CONJURING, film berdasarkan kisah nyata tersebut menceritakan pasangan suami istri paranormal, Ed dan Lorainne Warren dalam mengusir roh jahat. THE CONJURING kembali sukses dipasaran. Saat diperlihatkan kepada publik Juli 2013, kritikus banyak memujinya. INSIDOUS sukses dipasaran. Tidak lah mengherankan jika sequelnya segera dibuat. Kekecewaan James Wan terhadap pengembangan sekuel SAW membuat dirinya tak ingin membiarkan dunia INSIDIOUS yang sudah ia ciptakan bersama sahabatnya dirusak oleh pihak lain, maka di INSIDIOUS : Chapter 2, James wan dan Leigh Whennell kembali berkolaborasi mengembangkan cerita keluarga Lambert dalam melawan roh jahat.

Meski membuat film horor, banyak orang yang menilai Wan sebagai sosok yang pemberani, Wan sendiri mengaku bukan pemberani. Dalam sebuah wawancara dengan Variety, Wan mengatakan, Sebenarnya dia sangat takut dengan hal-hal yang menyeramkan.

James Wan in Conjuring

James Wan in “The Conjuring”

Filmography James Wan
filmography

(Data diperoleh April 2015) Filmography James Wan masih terus bertambah hingga sekarang…



james1



Media sosial James Wan

Twitter & Instagram : @creepypuppet
Facebook : facebook.com/creepypuppet






Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/James_Wan
http://aviaalviolita.blogspot.com/2014/11/biografi-james-wan.html