Hal-hal yang ‘selalu’ dan ‘tidak pernah’ gue lakukan selama sekolah

Sebelum gue mulai nulis blog, ada baiknya kalau gue ngenalin diri dulu kepada para pembaca. Gue akan membeberkan beberapa fakta selama gue sekolah. Setelah 12 tahun sekolah, sekarang gue mau menyimpulkan hal-hal apa saja yang terjadi dengan diri gue yang pada umumnya jarang atau hampir tidak pernah dialami oleh orang lain, silahkan disimak… 😉

Selalu:

1. Selalu masuk peringkat selama sekolah. Padahal gue sendiri nggak pernah merasa lebih pintar dari teman-teman gue di sekolah. Entahlah, tapi kenyataannya berkata lain.

Beginilah peringkat gue kalau ditulis

SD : 8 – 1 – 1 – 1 – 1 – 1

SMP : 1 – 1 – 1

SMA : 6 – 5 – 3

2. Waktu pertama kali masuk SD – SMP – SMA gue selalu di pertemukan teman baru. Nggak pernah ada teman lama (satu sekolah yang dulu) diterima bareng satu sekolah lagi.

3. Gue dan teman-teman seangkatan selalu kena ‘percobaan’ sewaktu UN

SD : Angkatan yang pertama kali mengikuti UN

SMP : Angkatan yang pertama kali UNnya ada 5 paket (padahal sebelum-sebelumnya cuma 2 paket)

SMA : Angkatan yang pertama kali UN ber-Standar Internasional

4. Kalau bebas disuruh milih tempat duduk di kelas, gue selalu milih tempat duduk nomor 2 atau 3 dari depan. Gak mau duduk paling depan ataupun di belakang.

5. Selalu masuk sekolah negeri:

– SD Negeri Tugu 1 Depok

– SMP Negeri 251 Jakarta

– SMA Negeri 99 Jakarta

6. Biarpun gue termasuk gak milih-milih dalam bergaul, dan gue mau berteman dengan siapapun, tapi gue selalu dapet lingkungan teman-teman yang terbilang ‘anak baik-baik dan rajin’. Gue sendiri nggak tau kenapa?! Mungkin tipe orang pendiam seperti gue memang lebih pas/cocok di lingkungan seperti itu, dibanding bersama ‘anak gaul’. 😀

Tidak pernah:

1. Sejujurnya, gue nggak pernah ikut organisasi OSIS selama sekolah. Mungkin itu salah satu faktor yang membantu gue untuk mendapat nilai bagus karena gue benar-benar fokus untuk belajar. Tapi pengalaman berorganisasi gue jadi kurang.

2. Sama sekali nggak pernah bawa peralatan make-up ke sekolah (cermin, sisir, parfum, bedak, dan kawan-kawannya). Karena mindset gue ke sekolah untuk belajar, bukan buat gaya-gayaan.

3. Nggak pernah bolos 1 hari pun (karena gue merasa rugi dan takut ketinggalan pelajaran kalau 1 hari aja nggak masuk).

4. Nggak pernah terlambat masuk sekolah. Selain malu, gue juga males banget kalau dapet hukuman. Kalau SD berdiri di depan kelas. SMP disuruh bersih-bersih, ngepel atau nyapu. Dan di SMA gue, yang terlambat hukumannya lari nanjak di jalanan belakang sekolah. Huh -_-

Oke, gue ngaku pernah terlambat 1x waktu SMA kelas 10. Dan gue terlambat karena ban motor pecah di perjalanan. Sumpah itu gue panik sepanik-paniknya. Tapi gue telepon ke ortu di rumah, dan mereka telepon ke sekolah gue. Akhirnya gue boleh ikut pelajaran tanpa harus dihukum dulu. Dan gue masih inget, pelajaran pertama saat itu fisika. Beruntung gurunya baik, jadi gue boleh masuk kelas. Kalau nggak, ya nggak akan boleh (soalnya gue telat 1 jam).

5. Nggak pernah ikut bimbel atau les tambahan untuk persiapan UN. Tapi puji Tuhan, nilai gue selalu di atas rata-rata.

6. Di hari ulang tahun gue terbebas dari yang namanya ‘diceplokin’ telor. Karena di kalender nggak ada tanggal 29 Februari. Hehehe

7. Setelah lulus SMA gue nggak pernah ikut tes mana-mana (entah itu SBMPTN, Ujian Mandiri, Simak UI atau apapun itu namanya). Karena begitu gue dapet sms beasiswa dari Universitas Gunadarma, gue langsung ambil beasiswanya. Lagipula orang tua gue bilang kuliah dimana aja, sama aja. Tergantung dari mahasiswanya itu sendiri.

8. Sebenernya, selama sekolah gue belum pernah pacaran. Kalian kaget? Nggak apa-apa. Gue sendiri juga kaget. Gue aja baru nyadar pas ulang tahun ke-17 (dengan berpikir keras, mencari apa yang kurang dari hidup gue). Tapi selama ini gue santai aja menjalani hidup gue. Soalnya menurut gue pacaran itu bukan urusan yang ‘urgent’. Kalau ada ya udah, gak ada juga gak apa-apa. Gak ada tuh yang namanya galau seperti anak-anak jaman sekarang (SMP aja sudah pacaran. Huft). Mungkin mereka korban sinetron. Lagipula gimana gue bisa galau, kalau hobi gue:

– Dengerin lagu-lagu rock/heavy metal/gothic (Avenged Sevenfold, Slipknot, Disturbed, Incubus, Marilyn Manson, dkk)

– Nonton film-film horror/thriller/psychological/gore (SAW, Psycho, Killers, Hostel, Final Destination, Insidious, dan sejenisnya)

– Baca novel-novel tentang misteri pembunuhan

(Lihat sedirikan! Sama sekali gak ada romance/kisah percintaan)

Selain itu, gue berusaha untuk fokus ke pendidikan dan karir. Gue pernah denger kutipan ini (lupa dari siapa): Jodohmu akan semakin baik seiring dengan karirmu yang makin bagus pula. So, keep focus on your study and carrier guys! Berusahalah untuk memantaskan diri untuk pasangan hidupmu dan tentunya berdoa supaya diberikan yang terbaik 🙂

9. Gue nggak pernah dan nggak akan pernah mau nyoba rokok, alkohol/miras, atau obat-obatan terlarang apapun itu alasannya. Dan gue yakin di luar sana masih banyak koq perempuan baik-baik yang (sependapat dengan gue) anti dengan hal-hal semacam itu. Karena menurut gue pribadi, barang-barang seperti itu nggak ada gunanya, justru makin merusak tubuh (dan yang jelas buang-buang uang).

10. Waktu kelulusan sekolah, gue nggak pernah ikut corat-coret baju. (lebih baik disumbangin aja, masih banyak anak-anak yang mau sekolah tapi nggak punya uang untuk beli seragam)

Lainnya:

1. Gue pernah ikut UN susulan waktu SMP, untuk pelajaran hari pertama (Bahasa Indonesia) dan kedua (Matematika). Senin UN, tapi hari minggu malam seninnya gue malah masuk rumah sakit. Rasanya tuh nyesek dan nggak enak banget, disaat temen-temen yang lain sudah lega melewati UN, gue masih harus belajar. Tapi nggak apa-apa, itu buat pelajaran bagi gue walau sesibuk apapun waktu untuk belajar, gue harus tetap jaga kesehatan.

2. Baru terbiasa ngomong dengan kata ‘gue’ dan ‘lu’ waktu SMA. Sebelum-sebelumnya ‘aku’ ‘kamu’. Heran kan? Padahal kalo liat anak-anak sekarang yang PAUD aja ngomong sama temennya udah pake ‘gue’ ‘lu’. Mungkin, gue udah terbiasa berbicara di lingkungan keluarga dengan bahasa yang baik dan benar. Mungkin. Haha 😀

Terima kasih sudah bersedia meluangkan waktu untuk membaca postingan abstrak ini. Sekian ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s